Dongeng "KULIT PISANG DAN SUARA TANPA RAGA"
KULIT PISANG DAN SUARA TANPA RAGA Oleh N. Mimin Rukmini Elis dan Nina adalah siswa kelas tujuh baru saja keluar dari halaman sekolah. Mereka terlihat ceria. "Lis, tadi di kelas pelajaran IPA seru banget!" "Seru apaan tuh?" tanya Elis. "Bu Santi mengajarkan cara membuat enzim pupuk organik." "Ajarin aku dong, Nin!" "Ih, kelas kamu juga nanti kebagian, hari Jumat, kan, ya? Kamu ada pelajaran IPA?" "Iya, sih," jawab Elis pelan. Elis dan Nina, sembari bercerita, terus saja melangkahkan kaki menuju rumah mereka. Perjalanan dari sekolah ke rumah memakan waktu sekitar satu jam. Tiba-tiba, dari seberang jalan terdengar suara, "Tolong, Nak, tolong!" Elis dan Nina kaget. Tidak biasanya ada suara minta tolong. Elis dan Nina menengok ke kiri, menengok ke kanan, melihat ke atas, juga ke bawah. "Nina, tuh di bawah pohon ada kantong kresek hitam. Suara itu seperti dari dalam kresek," seru Elis sambil mendekatkan wajahnya...