MENGUATKAN KEMBALI KARAKTER PEDULI MELALUI NILAI-NILAI PANCASILA
MENGUATKAN KEMBALI KARAKTER PEDULI MELALUI NILAI-NILAI PANCASILA Oleh N. Mimin Rukmini Suatu waktu, ketika sedang berbelanja di warung tetangga, seorang ibu lewat begitu saja tanpa mengucapkan punten, permisi, atau minimal tersenyum. Pada kesempatan lain, saya menyuruh beberapa anak di sekolah untuk memasukkan kursi yang berada di depan kelas ke dalam kelas. Ada yang melaksanakannya, ada pula yang tidak. Sementara itu, saat saya sedang menyapu halaman rumah, beberapa gadis lewat dan sambil tersenyum mengucapkan "punten". Punten berarti permisi. Dari tiga contoh tersebut, terlihat bahwa karakter sopan santun dan kepedulian masih memprihatinkan. Di antara perilaku positif dan negatif, terkadang perilaku negatif lebih sering tampak. Era digital yang ditandai dengan begitu cepatnya arus informasi melalui pemanfaatan telepon pintar (HP), misalnya, memungkinkan seseorang menjadi lebih cerdas atau menghasilkan usaha yang sukses. Tanda lain pada era ini adalah ketika orang-orang be...