Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

BERTOLAK DARI LITERASI SEDERHANA

  BERTOLAK DARI LITERASI SEDERHANA Kebiasaan yang tertanam menjadi karakter sungguh harus dipaksakan. Saya selalu teringat bagaimana ketika orang tua selalu menyuruh membantu Mamah atau Bapak. Masih terngiang-ngiang pula, ketika saya  kelas 3 SD disuruh menyiangi rumput di halaman rumah. Saya menolak perintah Bapak. Lantas Bapak membawa sapu lidi sepertinya mau dipukulkan, saya berlari kabur seharian,  tinggal di rumah tetangga. Saya pulang sore hari.  Entahlah, sejak peristiwa itu saya tidak ingat lagi bagaimana saya, adik, dan kakak dalam proses membantu orang tua. Yang jelas, dari paksaan, demi paksaan membantu orang tua dan kerja rumah tangga sederhana, akhirnya menjadi kebiasaan. Dari kebiasaan itulah saya menjadi senang ketika membantu orang tua, atau senang berkebun karena pada mulanya selalu dipaksa oleh orang tua.  Demikian pula halnya dengan penanaman kegiatan literasi pada siswa. Penumbuhan karakter cinta literasi di sekolah sejak awal, sejatinya mula...