Postingan

Salah Bukan Berarti Menyerahh

 Aku bukan tipe penyabar. Apalagi keadaan darurat dan situasi agak menakutkan. Di pinggir jalan tol, di sela pepohonan, kusendirisn. "Ukh",  gerutuku, sembari menarik nafas panjang dan berkali mengucap basmalah. Sudah jelas larangan pemerintah dilarang keras menaikan atau menurunkan penumpang.  Bus yang biasa kunaiki tak kunjung kelihatan. Beruntung ada bus, entah bus apa yang jelas bus berhenti dan mengajdkku naik.  " Ke mana Bu?" tanya kondektur "Sadang, " jawabku Kondektur terus mengajakku. Aku pun walau ragu, naiklah ke dalam bus. Karena sepintas tadi,   kulihat di kaca depan bus, ini bukan bus yang biasa kunaiki. Entahlah mungkin Bekasi.  "Yang penting sampai Pak, tolong turunkan saya ke luar tol Sadang, " pintaku pada kondektur.  "Baik, Bu," jawabnya.  Sepanjang perjalanan dadaku terus berdegup keras. Bagaimana jika bus tidak keluar tol sadang. Sudah ongkos  mahal, 100 persen naik dari biasanya.  Ya, karena memang ini salah bu...

MEMBURU KOPDAR 2 RVL JOGJA, 24-25 Juni 2023

 MEMBURU KOPDAR 2 RVL JOGJA, 24-25 Juni 2023 Entah apa yang berkecamuk dlm diri. Kereta Mutiara Selatan terus membawa Aku dan suamiku menuju Jogja. Udara gerbong kereta yang dingin memaksaku memainkan jemari pada tuts handphone sembari dicas. Ups! Persediaan batere, karena besok pagi siap menerima materi dari RVL. Tak mungkin handphon ditinggal di kamar.  Teringat pertama diajak masuk komunitaa menulis RVL oleh Teh Sumintarsih, sekitar delapan bulan lalu. Dengan modal semangat belajar, kuikuti langkah RVL. Mulai dari membuat tulisan resensi buku atau satu bulan satu artikel (sabusakel) hingga membuat konten video tentang resensi buku atau film. Ya, walaupun video ini tidak kulakukan karena keterbatasan kemampuanku dalam  IT. Arahan dan bimbingan menulis dari founder RVL sendiri, yakni Pak Moch. Khoiri terus  Beliau lakukan. Penyegaran ilmu menulis darinya sungguh luar biasa.  Hasil bimbingan dan disiplin  dari tim editor dan narasumber komunitas RVL akhirny...

MENANAMKAN KARAKTER PEJUANG PADA ANAK

 Menarik sekali tulisan Moch. Khoiri Dosen Unesa yang mengungkapkan bahwa dalam kesulitan akan tumbuh kekuatan. Kekuatan akan melahirkan kemudahan dan kenyamanan. Lalu, dalam kemudahan dan kenyamanan akan terlahir kelemahan.  Penulis sependapat dengan ungkapan luar biasa tersebut.  Jika dikaitkan dengan bagaimana za man ketika penulis masih berada di bangku sekolah SD sampai dengan PT yang berada pada masa-masa sulit.  Apalagi terasa sekali sulitnya  ketika duduk di bangku kuliah.  Saat pulang dari kos-kosan dan mau minta uang makan kepada orang tua, mamah atau bapak sering sekali malah mengajak  berpikir untuk meminjam uang pada saudara. Hal itu dilakukan karena bapak hampir tak mampu atau pas-pasan membiayai kuliah.  Tahun 1991 sungguh-sungguh menjadi tahun tersulit dalam biaya kuliah. Tiga bersaudara Maman, Mimin, dan Mumun pada  tahun  yang sama berbarengan kuliah di Uninus. Bapak hanya seorang kepala SD tentunya repot menguliahkan t...

MUDIK IDUL FITRI AJANG PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI

  Betapa indah tatkala mudik Idul Fitri. Rencana tahunan kebiasaan  keluarga yang tak bisa ditunda. Mencari asa selama setahun dikumpul hingga bisa menghiasi suasana Idul Fitri di kampung halaman bersama keluarga tercinta. Kumpul kerabat, sanak saudara dan handai toulan dalam mahligai keluarga.   Persiapan mudik menjelang Idul Fitri jauh sebelum puasa dilaksanakan. Apalagi bagi pemudik yang jarak tempuhnya jauh. Hampir semua anggota keluarga masing-masing menyiapkan barang bawaan, bahkan setiap anggota keluarga menyiapkan pula  barang yang akan dibagikan untuk saudara di kampung.  Kegembiraan terpancar ketika anggota keluarga mentnyiapkan barang bawaan masing-masing tersebut.  Hingga akhirnya menempuh perjalanan setelah memasuki masa libur Idul Fitri. Pemandangan perjalanan yang selalu macet hampir tak dipikirkan lagi. Yang penting bisa pulang kampung untuk menemui sanak saudara.  Ketika sampai di kampung halaman selama Idul Fitri tiada henti-hent...

PALING TIDAK NELPON SAAT BERBUKA ATAU SAHUR

Ibu baru puasa tahun ini , tidak bersama Bapak. Setelah satu Novembee 2022 lalu, Bapak pergi untuk selama-lamanya. Sungguh duka mendalam tatkala orang tua sudah meninggalkan kita walau baru Bapak tercinta. Bagaimana jika ibu pun nanti telah tiada?  Keradaan orang tua di tengah-tengah keluarga itu luar biasa! Berbahagialah! Kita dapat merawatnya, mengasihinya, sebagaimana mereka mengasihi dan menyayangi kita di waktu kecil. Bahagia secara fisik akan terpancar pada wajah mereka Ibu dan Bapak. Secara batin, Allah sudah menjanjikan menghormati, memuliakan dan menyayangi orang tua hidup dipastikan berkah di dunia dan akhirat kelak.  Berbeda dengan orang tua yang jauh dari keluarga kita (anak), apalagi orang tua yang tinggal ibu seorang. Orang tua demikian biasanya sulit diajak damai. Maksud saya, kadang ibu tak mau disuruh tinggal bersama keluarga. Dengan alasan kasian kucing, ayam, atau ikan peliharaan di rumah. Dulu sebelum Bapak  meninggal, ibu suka mengatakan bahwa kalau B...

JUMAT BUAT BAPAK

 JUMAT BUAT BAPAK Jumat akhir Oktober bapak tak jumatan nyeri dada sakit terus mengejar dokter tak mampu bapak pulang pasrah menghadap Allah Purwakarta, ketika Bapak Pergi. 1 November 2023 P. 2.0 #10

Resensi Buku Jurus Jitu Menjadi Penulis Andal Bersama Pakar

Gambar
  Judul Buku:  Jurus Jitu Menjadi Penulis Andal Bersama Pakar (Jurnal Harian Belajar Menulis PGRI Bersama Om Jay dalam Pandemi Covid- 19)  Peresensi: N. Mimin Rukmini Penulis:  Mukminin, S. Pd., M. Pd.  Penerbit: Kamila Press Tahun Terbit: 2020 Jumlah halaman: 160 halaman Sungguh menarik apa yang dipaparkan Ngainun Naim, dalam pengantar buku Mukminin ini tentang manusia yang unggul. Ngainum mengungkapkan manusia yang bisa menyelesaiksn masalah adalah manusia yang unggul. Selanjutnya, Beliau mengambil pendapat M. Iqbal (2012)  menyatakan bahwa ada lima langkah praktis yang bisa ditempuh untuk menjadi manusia unggul. Pertama, menentukan kita ingin unggul di bidang apa. Kedua, mencari model yang ahli atau berpengalaman, ketiga mencari pola umum apa yang dilakukan model, keempat, mempraktikkan secara baik. Lima, evaluasi, perbaiki, dan improvisasi.  Kiranya inilah praktik menulis yang dilakukan penulis  Mukminin dalam buku "Jurus Jitu Menjadi Penulis ...