Postingan

MUDIK IDUL FITRI AJANG PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI

  Betapa indah tatkala mudik Idul Fitri. Rencana tahunan kebiasaan  keluarga yang tak bisa ditunda. Mencari asa selama setahun dikumpul hingga bisa menghiasi suasana Idul Fitri di kampung halaman bersama keluarga tercinta. Kumpul kerabat, sanak saudara dan handai toulan dalam mahligai keluarga.   Persiapan mudik menjelang Idul Fitri jauh sebelum puasa dilaksanakan. Apalagi bagi pemudik yang jarak tempuhnya jauh. Hampir semua anggota keluarga masing-masing menyiapkan barang bawaan, bahkan setiap anggota keluarga menyiapkan pula  barang yang akan dibagikan untuk saudara di kampung.  Kegembiraan terpancar ketika anggota keluarga mentnyiapkan barang bawaan masing-masing tersebut.  Hingga akhirnya menempuh perjalanan setelah memasuki masa libur Idul Fitri. Pemandangan perjalanan yang selalu macet hampir tak dipikirkan lagi. Yang penting bisa pulang kampung untuk menemui sanak saudara.  Ketika sampai di kampung halaman selama Idul Fitri tiada henti-hent...

PALING TIDAK NELPON SAAT BERBUKA ATAU SAHUR

Ibu baru puasa tahun ini , tidak bersama Bapak. Setelah satu Novembee 2022 lalu, Bapak pergi untuk selama-lamanya. Sungguh duka mendalam tatkala orang tua sudah meninggalkan kita walau baru Bapak tercinta. Bagaimana jika ibu pun nanti telah tiada?  Keradaan orang tua di tengah-tengah keluarga itu luar biasa! Berbahagialah! Kita dapat merawatnya, mengasihinya, sebagaimana mereka mengasihi dan menyayangi kita di waktu kecil. Bahagia secara fisik akan terpancar pada wajah mereka Ibu dan Bapak. Secara batin, Allah sudah menjanjikan menghormati, memuliakan dan menyayangi orang tua hidup dipastikan berkah di dunia dan akhirat kelak.  Berbeda dengan orang tua yang jauh dari keluarga kita (anak), apalagi orang tua yang tinggal ibu seorang. Orang tua demikian biasanya sulit diajak damai. Maksud saya, kadang ibu tak mau disuruh tinggal bersama keluarga. Dengan alasan kasian kucing, ayam, atau ikan peliharaan di rumah. Dulu sebelum Bapak  meninggal, ibu suka mengatakan bahwa kalau B...

JUMAT BUAT BAPAK

 JUMAT BUAT BAPAK Jumat akhir Oktober bapak tak jumatan nyeri dada sakit terus mengejar dokter tak mampu bapak pulang pasrah menghadap Allah Purwakarta, ketika Bapak Pergi. 1 November 2023 P. 2.0 #10

Resensi Buku Jurus Jitu Menjadi Penulis Andal Bersama Pakar

Gambar
  Judul Buku:  Jurus Jitu Menjadi Penulis Andal Bersama Pakar (Jurnal Harian Belajar Menulis PGRI Bersama Om Jay dalam Pandemi Covid- 19)  Peresensi: N. Mimin Rukmini Penulis:  Mukminin, S. Pd., M. Pd.  Penerbit: Kamila Press Tahun Terbit: 2020 Jumlah halaman: 160 halaman Sungguh menarik apa yang dipaparkan Ngainun Naim, dalam pengantar buku Mukminin ini tentang manusia yang unggul. Ngainum mengungkapkan manusia yang bisa menyelesaiksn masalah adalah manusia yang unggul. Selanjutnya, Beliau mengambil pendapat M. Iqbal (2012)  menyatakan bahwa ada lima langkah praktis yang bisa ditempuh untuk menjadi manusia unggul. Pertama, menentukan kita ingin unggul di bidang apa. Kedua, mencari model yang ahli atau berpengalaman, ketiga mencari pola umum apa yang dilakukan model, keempat, mempraktikkan secara baik. Lima, evaluasi, perbaiki, dan improvisasi.  Kiranya inilah praktik menulis yang dilakukan penulis  Mukminin dalam buku "Jurus Jitu Menjadi Penulis ...

Puisi 2.0

 Puisi 2.0 Tahajud sepertiga malam,  kusapa  bintang,  bunga di taman membasuh diri menepi singgah tengadah dalam doa Cihampelas, 1 Februari 2023 Bunda dalam doa Bunda hadir sudut mata berair mandiri dalam sepi ini seratus hari Ayahanda pergi menghadap Maha Pencipta Cihampelas, 5 Februari 2023 Air dalam Gelas air dalam gelas bening segar nerobos nadi menyejukkan,  hingga tubuh  tuntaskan asa sepenuh karya Cihampelas, 5 Februari 2023 Ikan dalam Bak ikan dalam bak hilir mudik menarik lenggak lenggok menyisir hidup,  makanan hingga  ajal menjemput Cihampelas, 5 februari 2023 Menunggu waktu  secepat kilat berlalu laku diam membisu imaji mengepak sayap tak siap adakah kepastian pemberi harapan?  Cihampelas, kabar menunggu 6 Februari 2023 Adzan kudengar adzan getarkan dada merekam jejak adakah cinta terus mengayun ibadah bersimpuh hingga  kata tak mampu lagi bersauh 02.40 Cihampelas , 8 Februari 2023 #p201

Resensi Buku "Kantorku, Surgaku"

Gambar
 RESENSI BUKU  Oleh N. Mimin Rukmini                                                  Judul buku : Kantorku Surgaku Pengarang : Idris Apandi Penerbit: Amerta Media Tahun Terbit:  2022 ISBN : 978-632-419-223-0 Jumlah halaman: 161 halaman Penulis Buku "Kantorku, Surgaku" Idris Apandi adalah seorang Widyaprada Ahli Madya di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat. Penulis dengan segudang prestasi, dan penulis produktif.  Selain menulis di media masa atau media on line, 51 lebih buku yang sudah Beliau terbitkan. Ibarat dua sisi mata uang, penulis buku ini  menggambarkan lingkungan tempat kerja, yakni kantor yang kondusif menjadikan bahagia dan sukses  sehingga  penulis menyebutkan kantor adalah  surganya.  Interaksi individu dalam sebuah lingkungan  dan pengalaman hidup seseorang memberikan p...
  GAHARU, SELIMUT RINDU Orang berdua tiduran seperti berduka Istri dengan suami dibalut luka Kaki bengkak membuka   Tatkala di musola solat Musapir pilu jelas terlihat Selimut, helm, sarung manfaat Setia menemani walau bukan kasur lipat   Luka di kaki kecelakaan Bengkak, keseleo menjadi tambahan Ini bukan sekadar cacian, atau gurauan Namun jadikan peingatan dari sebuah kelalian Tak mencatat nomor telepon keluarga pada tulisan   Untung, mujur, hidup, tak dapat diraih Malang melintang membuat perih Sakit di badan hati nan pedih Tinggal berdoa,   cepat pulih Ombak besar berbuih Kala semakin bersih     Bolak balik Jogja membawa gaharu Jadikan usaha menggapai langit biru Bukan mencari motor, rumah baru Sifat, yang kaya ingin meniru Tetapi makan terus diburu   Duka kini tak membawa hasil Namun hati jangan berkecil Tingkah laku menjadi labil Itu tanda pikiran kerdil   Selimut jadi p...