Postingan

Matak Ge Tong Sagala Dicoba

Gambar
 Pentigraf Matak Ge Tong Sagala Dicoba Ku N. Mimin Rukmini Sakapeung sok hayang seuri kulalampahan. Caritana kuring dina mangsa diklat inklusif mun geus beres materi sore ieu rek jalan-jalan ka mol di handapeun hotel. Kuring nyebut handapeun hotel da nyaeta kagiatan lumangsung di lantai 4, jeung kamar kabagean di nomer 731. Sanggeus materi, kuring jeung tiluan babaturan diklat Bu Ati, Bu Nenden, jeung Bu Eva ti Bandung Barat saget moro lip turun ka lantai hiji moro ka nu disebut mol tea.  Ti mimiti asup ka mol kuring opatan teu talangke deui moro baju jeung calana nu katingal aralus. Baju dicabak diulak-ilik, lemes, tur lembut. Ari pek eta ningali harga, aya nu lima ratus, 700, malah nepi ka harga 999 rebu. Cek kuring ka babaturan, yen ieumah urang teh salah asup. Ari cek babaturan, atuh hayu asup ka tempat sapatu. Sarua sapatu oge aralus. Ngan kuring teu manggih harga sabarahana eta sapatu. Ari pek ku babaturan ditingalikeun. Edun! hargana 2 juta 3 ratus.   Antukna ...

PENDIDIKAN INKLUSIF

Gambar
  PENDIDIKAN INKLUSIF - Siang ini Rabu, 18 Desember 2024 saya  mengikuti kegiatan Pelatihan Pendidikan Inklusif bagi Kepala Sekolah di Yello Hotel Paskal Bandung. Dengan hati sedikit gundah karena terjebak jalan macet akhirnya sampai pula di tempat beberapa saat sebelum acara pembukaan. Bersyukur ada  Bu Eva teman satu korwil dari Bandung Barat yang telah memboking kamar lebih dulu. Setelah registrasi, saya langsung ke kamar hotel menyimpan barang, dan bergegas mengikuti acara pembukaan. Dengan tidak disengaja kami berlima perempuan dan berlima Bapak-Bapak peserta dari Bandung Barat duduk  di baris  kursi paling depan.  Diklat diselenggarakan oleh BBGP Jabar dengan  melibatkan  kurang lebih 137  peserta  dari 13 kabupaten/ kota  di Yello Hotel, sedangkan 14 kabupaten/kota berada di hotel yang berbeda. Informasi ini disampaikan ketua penyelenggara Karyani, Spd. saat laporan ketua  pada acara pembukaan ini. Kegiatan diklat akan b...

KETIKA HATI NURANI BERBICARA

 KETIKA HATI NURANI BERBICARA Oleh N. Mimin Rukmini Hari ini Senin 9 Desember 2024 adalah hari ke 68 naik sepeda motor sendiri. Agenda hari ini adalah rapat refleksi kegiatan PSAS dan mengecek kesiapan perencanaan PKKS. PSAS hari terakhi ini terdiri atas dua mata pelajaran. Seperti biasa saya keliling kelas untuk memastikan situasi dan kondisi kegiatan berjalan dengan baik. Ada yang hampir terlupakan, agenda hari ini pula, di sekolah ada yang mau memasang kursi mebeler. Tadi malam seseorang menelpon dan memberitahukan bahwa mereka hari ini mau memasang mebeler. Saya pun baru saja diberitahu bendahara bahwa petugas pemasang mebeler sudah di ruangan dan sedang berlangsung pemasangan mebeler. Bergegas untuk memastikan ke ruangan mebeler dan memang ada empat orang yang sedang bekerja, termasuk A Regi yang tadi malam menelpon.  Seperti biasa jika ada tamu dari luar, sekolah minimal memberi minuman dan makanan kudapan, tetapi saat yang bersamaan mereka menanyakan bahwa jika mereka m...

Mendorong Terwujudnya Profil Pelajar Pancasila

 Mendorong Terwujudnya Profil Pelajar Pancasila Era digital dan teknologi online menyusup berbagai sendi kehidupan secara cepat. Dampak positif maupun negatif berbanding lurus relevan dengan pengguna dan media yang digunakan. Tak terkecuali peserta didik bahkan anak seumur jagung pun menjadi pengguna teknologi digital (salah satunya HP).  HP menjadi teman hidup mereka generasi kita. Di satu sisi khusunya peserta didik, mereka semakin cerdas. Sumber belajar tidak terbatas ruang dan waktu. Peserta didik mampu belajar secara mandiri, semakin kritis, kreatif, dan inovatif. Di sisi lain terdapat kegundahan yang luar biasa jika dihubungkan dengan sikap dan karakter peserta didik. Sementara keberadaan guru dalam pembelajaran tak dapat tergantikan oleh teknologi apapun. Pelayanan dan kasih sayang sejati seorang guru adalah  keniscayaan.  Tuntutan Tujuan Pendidikan Nasional dan terwujudnya Generasi Emas 2045 dengan Profil Pelajar Pancasila adalah target pendidikan saat ini. P...

KEKUATAN BUKU BAPAK

Gambar
KEKUATAN BUKU BAPAK  Oleh N. Mimin Rukmini Baru saat ini ketika di rumah Mamah melihat suamiku meneteskan air mata. Sungguh kaget diriku. Tiga puluh tahun berumah tangga, belum pernah sekali pun melihatnya menangis. Ada apa gerangan? Tak tahan ah, melanjutkan ke tulisan kedua. Pengantar Pak Khoiri bagus lagi, " ungkapnya. Suami menutup buku yang ternyata buku "Yang Bapak Tanamkan". Buku Bapak yang memang masih tergeletak di atas meja sepertinya belum selesai dibaca Mamahku. Ada tanda penyekat terlihat jelas, bahwa buku sedang proses dibaca Mamah. Dua minggu lalu setelah pulang lounching buku tersebut  dari Malang, sengaja buku kubawa ke Purwakarta. Buku kuserahkan pada Mamah. Mamah menerima bukuku seperti senang sekali. Sengaja cover buku itu sudah kuberitahukan lebih dulu sehingga saat buku diberikan Mamah langsung membaca buku dengan asyiknya. Artinya, kejadian serupa dengan nangisnya suami ini, pada dua minggu yang lalu juga dialami Mamah menangis karena buku, menangi...

PAGI, GOSONG (Pentigraf)

Gambar
 Pentigraf PAGI, GOSONG Oleh N. Mimin Rukmini Hati gundah selalu ada tatkala tak sempat menyimak lambaian grup khususnya Grup RVL. Pagi ini kebetulan suami sedang dinas luar. Ada celah sedikit  membaca santai. Dalam pikir santai ah, Hari Minggu ini. Menyiapkan makanan untuk Si Bungsu bisa agak  siangan. Lumayan tegel di luar sudah saya pel. Tinggal bersih-bersih di dalam rumah.  Sembari menyiapkan sarapan untuk sendiri saja, saya mulai membuka grup WA. Dari dapur saya menuju ke ruang depan. Waaw! Terlihat sampai 240 pesan. Sesuatu yang menakjubkan. Saya mulai membaca dari tulisan Pak Dr. Marzuki, tentang Pembelajaran Terdiferensiasi  tertanggal 1 November lalu. Tulisan pagi bergizi menambah wawasan dalam pembelajaran. Selanjutnya, tulisan Pak De Sus, Artikel Yang Hilang. Gaya cerita hebring bagaimana paniknya ibu-ibu ketika lupa menyimpan sesuatu. Asyik pula ada artikel Hebatnya Hati Yang Berbicara. Saya baca dan saya telisik, waah, menggambarkan catatan perjala...

RAPOR PENDIDIKAN DAN PERENCANAAN BERBASIS DATA

RAPOR PENDIDIKAN DAN PERENCANAAN BERBASIS DATA Oleh N. Mimin Rukmini Hari ini Jumat, 1 November 2024 penulis (saya) mengikuti kegiatan Implementasi Transpormasi Satuan Pendidikan Tahun 2024.di Hotel Novena Jl.Dr.Setiabudi, . Hal yang disampaikan narasumber yakni terkait Lapor Pendidikan dan 8 langkah aksi untuk membenahi hasil lapor pendidikan.  Menarik sekali peserta mendapat  salah satu analogi bahwa ketika chek uf kesehatan pada dasarnya adalah untuk mengetahui, memperbaiki dan menyembuhkan penyakit dalam tubuh. Naah, rapor pendidikan di satuan Pendidikan umpamakan sebagai medikal chek uf untuk memperbaiki nilai apa yang belum baik, dan meningkatkan apa yang sudah baik yang ada di satuan pendidikan. Intinya, rapor mutu berfungsi sebagai gambaran nyata capaian, mutu layanan, dan kualitas satuan Pendidikan tertentu. Dengan data kontekstual/ gambaran nyata (pembelajaran, literasi, numerasi, dan survai lingkungan) tersebut dijadikan dasar untuk penyembuhan dan perbaikan dari un...