Menulis, Belajar, Bergerak, Dan Terus Menulis



Belajar berarti bergerak dan mengubah. Bergerak dan mengubah posisi dipastikan mendapat pengalaman. Pengalaman merupakan realita dan fakta dari proses belajat dan bergerak. Menulis adalah membungkus dari apa yang telah kita pelajari dan kita alami. 

Indah nian, andai kita selalu belajar, bergerak, menulis, dan terus berubah. Pak Ary Ginanjar Agustian jika mau maju dan berubah ubahlah empat hal, yakni sebagai berikut. 

1. Mengubah lamunan, hemat saya berarti mengubah pola pikir. Salah satunya kita tidak selalu diam dalam zona nyaman, sebaliknya terus berpikir, mengembangkan, dan meluaskan jangkauan pemikiran. 

2. Mengubah kebiasaan. Sama halnya dengan mengubah pola pikir, mungubah kebiasaan artinya tindakan, langkah, apapun kebiasaan ubahlah ke arah yang lebih baik. Satu atau dua kebiasaan kita lakukan secara konsisten,   hidup ini akan berubah pula ke arah yang lebih baik. 

3. Mengubah buku bacaan. Boleh jadi dilihat secara kuantitatif ataupun kualitatif. Tantangan zaman digital anak dan kita guru atau masyarakat secara umum lebih asyik melihat sajian video daripada membaca buku. Sajian video, tulisan  pendek, menjadi gaya hidup masiv saat ini. Sudah kita rasakan dunia penerbitan buku, atau surat kabar cetak, misalnya sudah tidak ada. 

Demikian pun Pelaku kutu cetak khususnya di sekolah   semakin berkurang. Kita rindu penjual koran di perempatan atau lampu merah. Rindu pula melihat anak, orang dewasa, atau orang tua membaca koran. Ya, memang zaman digital, ditandai sebaran  medsos, ebook yang luar biasa merevolusi kehidupan saat ini. Bukan hanya pada membaca buku cetak dan sebagainya, tetapi mengubah semua sisi dan aspek kehidupan. 

4. Mengubah pembicaraan. Apakah kita akan selalu berbicara masa silam, berbicara masa sekarang, atau berbicara masa depan. Hanya berbicara masa lalu tidak akan mengubah keadaan. Hanya berbicara masa sekarang, juga tidak atau kurang mengubah keadaan. Begitu pun hanya berbicara masa depan. Dengan tidak memerhatikan masa lalu, sekarang, dan ke depan. Perubahan itu terjadi tidak akan seimbang. 

Pembicaraan lebih jauh pelaksanaan dari pembicaraan itu yang sejatinya hasil refleksi di masa lalu, evaluasi masa sekarang, dan terus merefleksi yang telah dilaksanakan melalui tindak lanjut pada masa sekarang dan masa depan, dipastikan akan terjadi perubahan ke arah yang lebih baik. 

Mulailah berubah dari hal-hal kecil menuju arah yang lebih besar. Dari yang abstrak ke yang konkret, dari yang sederhana ke yang komplek. Paling utama, yo sama-sama mengadakan perubahan mulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara yang lebih luas. Bisa! 

#awalsemestergenap

#smpn3cililin

#disdikBandungBarat

#BandungBaratamanah

Tulisan yang dimuat di FB, Senin 12 Januari 2926 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran dari Kedatangan Seekor Kucing Sakit

PEK KOPER, MANEH BALIK TIHEULA NYA!